Grafik kenaikan harga emas dunia April 2025 Presiden AS Donald Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell Emas batangan Antam pecahan 1 gram

Harga Emas Cetak Rekor Baru: Ketidakpastian Ekonomi AS dan Tekanan Trump ke The Fed Jadi Pemicu

Ekonomi

Chicago, 22 April 2025 — Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan memanasnya hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Federal Reserve (The Fed). Logam mulia tersebut sempat menyentuh level USD 3.431,29 per troy ons di pasar spot, naik lebih dari 2,5 persen dibanding hari sebelumnya.

Kenaikan tajam ini dipicu oleh kekhawatiran pasar atas komentar Presiden Trump yang menyerang independensi The Fed. Trump secara terbuka menyebut Ketua The Fed, Jerome Powell, sebagai “pecundang besar”, menudingnya lamban dalam menurunkan suku bunga. Bahkan, Trump disebut-sebut sedang mempertimbangkan untuk mencopot Powell dari jabatannya.

Ketegangan ini menambah tekanan pada dolar AS, yang tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang anjlok ke level terendah tiga tahun di angka 97,92. Melemahnya dolar turut mendorong minat terhadap emas, yang dinilai sebagai aset lindung nilai (safe haven) utama di tengah gejolak pasar.

Prediksi Harga Emas Tembus USD 3.600 Tahun Ini

Analis komoditas Lukman Leong menyebut emas saat ini menjadi instrumen investasi paling unggul, bahkan mengungguli aset berisiko tinggi. Menurutnya, tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut dalam waktu dekat, dengan potensi menembus level USD 3.600 per troy ons sebelum akhir tahun.

“Investor kehilangan kepercayaan pada dolar AS akibat kebijakan proteksionisme Trump, yang dikhawatirkan memicu resesi,” ujar Lukman. Ia menambahkan, pelemahan dolar serta meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral turut memperkuat reli harga emas.

Meski begitu, Lukman mengingatkan potensi koreksi tetap ada, terutama jika terjadi perkembangan positif dalam tensi geopolitik atau perang dagang.

Antam Cetak Rekor Baru di Dalam Negeri

Kenaikan harga emas dunia turut mendorong harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di dalam negeri. Hari ini, harga emas Antam melonjak Rp36 ribu ke posisi Rp2.016.000 per gram—tertinggi sepanjang sejarah. Sementara harga buyback juga meningkat ke Rp1.865.000 per gram.

Adapun harga emas Antam untuk pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram juga turut naik secara signifikan. Harga pecahan 1.000 gram kini mencapai hampir Rp2 miliar. Harga ini belum termasuk pajak penghasilan (PPh) 22 yang berlaku bagi pembeli.

Faktor Global: Konflik Timur Tengah hingga Perang Dagang

Menurut analis pasar Ibrahim Assuaibi, lonjakan harga emas tidak lepas dari ketegangan geopolitik global, termasuk konflik Israel-Palestina dan kebijakan tarif impor AS yang agresif. “Kondisi ini membuat investor beralih ke aset yang lebih aman, dan emas menjadi pilihan utama,” kata Ibrahim.

Ia memperkirakan harga emas dunia bisa menyentuh USD 3.500 dalam beberapa bulan ke depan, jika tensi global dan ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *