Kebakaran Dahsyat di Tamalate Makassar Hanguskan 15 Rumah, Ratusan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Lokal

Makassar, 19 April 2025 — Kebakaran besar melanda permukiman padat di Jalan Abdul Kadir II, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (19/4) sore. Sedikitnya 15 unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam insiden yang menyebabkan lebih dari 100 warga kehilangan tempat tinggal.

Api mulai terlihat sekitar pukul 15.33 Wita, dan laporan pertama diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar pada pukul 15.53 Wita. Damkarmat langsung mengerahkan 22 unit armada pemadam, terdiri dari 18 unit dari markas komando (Mako Damkar) dan 4 unit tambahan dari Pos Tanjung Merdeka GMTD, untuk memadamkan api di lokasi yang dikenal padat dan sempit.

Menurut Kepala Damkarmat Makassar, Hasanuddin, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.36 Wita berkat kerja keras personel yang dibantu oleh warga sekitar yang turut membuka akses lorong sempit agar mobil damkar bisa masuk.

“Kita bersyukur tidak ada korban jiwa. Hanya satu warga yang dilaporkan mengalami luka akibat tersengat listrik dan sudah dilarikan ke RS Bhayangkara,” ujar Hasanuddin.

Penyebab Diduga Korsleting dari Ponsel

Sejumlah saksi dan pejabat setempat mengindikasikan bahwa kebakaran kemungkinan besar dipicu oleh korsleting listrik dari sebuah ponsel yang sedang diisi daya di salah satu rumah kosong. Dugaan sementara menyebutkan anak-anak yang bermain game di ponsel menjadi pemicu awal ketika perangkat tersebut meledak saat dicas.

Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan, dan lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Tim Labfor Polda Sulsel sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan asal muasal api.

Ratusan Warga Terdampak, Dapur Umum Didirikan

Kebakaran yang menghanguskan sekitar 50 x 150 meter area padat rumah semi permanen ini menyebabkan sebanyak 103 jiwa dari 36 kepala keluarga harus mengungsi. Mereka sementara ini ditampung di masjid sekitar dan tenda darurat yang disediakan oleh BPBD Kota Makassar.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, dr. Ita Isdiana Anwar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendirikan dapur umum di lokasi dan akan beroperasi setidaknya selama tiga hari ke depan, menyediakan makanan siap saji bagi korban.

“Kami juga menyalurkan bantuan mendesak berupa selimut, terpal, family kit, dan kebutuhan pokok lainnya. Jika dibutuhkan, layanan dapur umum akan diperpanjang,” terang dr. Ita.

Sementara itu, BPBD juga telah mendirikan tiga tenda besar untuk menampung para pengungsi. Pendataan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian dan penerima bantuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *