Dalam sebuah upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang berlangsung di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Bandung Barat, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan Bintang Empat kepada lima tokoh purnawirawan TNI. Mereka kini menyandang gelar kehormatan tertinggi sebagai jenderal purnawirawan.
Lima Tokoh Penerima Gelar Kehormatan:
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin
– Saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. - Jenderal TNI Kehormatan (Purn) M. Herindra
– Kini menjabat sebagai Kepala BIN. - Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Agus Sutomo
– Pernah menjabat Inspektur Jenderal Kemenhan (2017–2018) dan memimpin Paspampres (2011–2012). - Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Ali Sadikin (KKO)
– Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1966–1977, terkenal sebagai pemimpin inovatif. Penganugerahan gelar diterima secara simbolis oleh putranya, Boy Bernardi Sadikin, karena Ali Sadikin telah wafat. - Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Yunus Yosfiah
– Alumni Akademi Militer Nasional 1965, pernah menjabat Menteri Penerangan era Presiden BJ Habibie.
Makna dan Konteks Penganugerahan
Gelar kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan negara atas kontribusi dan dedikasi para purnawirawan dalam pengabdian militer dan pelayanan publik. Melalui upacara kemiliteran di Bandung, Presiden Prabowo secara resmi mengangkat mereka kepada pangkat bintang empat sebagai simbol penghormatan tertinggi.
Penganugerahan ini tidak hanya memberikan kehormatan simbolis, tetapi juga memperingati jejak pengabdian institusional yang dibukukan oleh para tokoh di atas kanvas sejarah nasional. Gelar ini menjadi penghargaan atas jasa mereka baik selama bertugas maupun dalam kontribusi terhadap bangsa sesudahnya.
