Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Mali U-17 dengan skor 1-2, sehingga Mali keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan 2025, sementara Indonesia finis sebagai runner-up.
Jalannya Laga: Mali Unggul di Babak Pertama
- Duel di Stadion Utama Sumatera Utara berlangsung intens sejak peluit awal. Di menit ke-20, Mali membuka keunggulan lewat tandukan Zoumana Ballo, memanfaatkan umpan silang dari Raymond Bomba.
- Menjelang akhir babak pertama, Seydou Dembele menggandakan skor melalui tembakan jarak jauh yang memantul tiang sebelum masuk ke gawang. Skor menjadi 2-0 untuk Mali.
- Tak ingin menyerah, Indonesia membalas melalui Fadly Alberto di menit ke-37 dengan tandukan dari lemparan panjang Fabio Azkairawan. Skor menjadi 1-2 hingga turun minum.
Babak Kedua: Upaya Indonesia Tak Berbuah Hasil
Pada babak kedua, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan dengan menerapkan serangan balik dan tekanan di lini pertahanan Mali. Namun, pertahanan kokoh Mali menjaga skor tetap 1-2 hingga pertandingan usai.
Mali melaju tanpa cela: kemenangan atas Uzbekistan (5-1), Tajikistan (4-2), dan Indonesia (2-1).
Indonesia memulai dengan imbang lawan Tajikistan (2-2), kemudian menang atas Uzbekistan (2-0), dan menutup turnamen dengan hasil kurang sempurna melawan Mali.
Turnamen Piala Kemerdekaan 2025 kali ini merupakan kembalinya ajang legendaris yang diselenggarakan PSSI sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2025.
Meskipun tampil penuh semangat, Garuda Muda belum bisa mengalahkan tim tangguh Mali yang menutup turnamen sempurna dengan raihan gelar juara.
