pengumuman SMAN unggulan Makassar 2025

Pengumuman Kelulusan SMAN Unggulan di Makassar Diundur ke 3 Juni 2025, 10 Ribu Lebih Siswa Ikut Seleksi

Lokal

Makassar, 2 Juni 2025 — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengumumkan bahwa pengumuman hasil seleksi calon siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) unggulan di Makassar diundur ke Selasa, 3 Juni 2025. Semula, pengumuman ini dijadwalkan berlangsung hari ini, Senin (2/6), namun terpaksa ditunda karena proses verifikasi data yang belum rampung.

Kepala Disdik Sulsel, Iqbal Nadjamuddin menjelaskan bahwa banyaknya jumlah pendaftar membuat proses verifikasi memerlukan waktu tambahan. Ditambah lagi, adanya hari libur nasional mempersempit waktu kerja tim verifikator.

“Jumlah pendaftar sangat banyak, dan waktu verifikasi yang tersedia sebelumnya tidak cukup. Apalagi kemarin ada hari libur Kenaikan Isa Almasih,” ujar Iqbal kepada awak media, Minggu (1/6).

10 Ribu Lebih Pendaftar Rebutkan 1.548 Kursi

Menurut Kepala Bidang SMA Disdik Sulsel, M. Nur Kusuma, tercatat ada sekitar 10.037 calon murid yang mendaftar masuk ke empat SMAN unggulan di Makassar, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 17. Seluruh data pendaftaran dihimpun hingga malam hari tanggal 28 Mei, menjelang penutupan.

Dari jumlah tersebut, hanya 1.548 siswa yang akan dinyatakan lolos seleksi dan berhak melakukan daftar ulang pada 4–5 Juni 2025.

Adapun rincian kuota penerimaan masing-masing sekolah adalah:

  • SMAN 5 Makassar: 432 siswa (12 rombel)
  • SMAN 1 Makassar: 396 siswa (11 rombel)
  • SMAN 2 Makassar: 360 siswa (10 rombel)
  • SMAN 17 Makassar: 360 siswa (10 rombel)

Sistem Skoring dan Tes Akademik Jadi Penentu

Berbeda dari jalur penerimaan umum, seleksi masuk SMAN unggulan ini tidak menggunakan jalur afirmasi, zonasi, atau perpindahan orang tua. Sistem seleksi sepenuhnya berbasis Tes Potensi Akademik (TPA) dan nilai rapor dari semester 1 hingga 5.

Perhitungan kelulusan dilakukan dengan cara mengalikan rata-rata nilai rapor dengan skor TPA yang diperoleh siswa. Tes ini telah digelar pada 15–19 Mei 2025, sementara TPA ulang bagi siswa yang mengalami kendala teknis dilaksanakan pada 22 Mei lalu dan diikuti oleh 1.614 peserta.

“TPA terdiri dari 60 soal yang dibagi menjadi empat bagian: verbal, numerik, logika, dan spasial. Waktu pengerjaan adalah 60 menit,” jelas Muliyama Tanjung dari tim teknis SPMB Sulsel 2025.

Disdik Pastikan Tak Ada “Orang Dalam”

Disdik Sulsel menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan seleksi yang bersih dan transparan. M. Nur Kusuma menyatakan bahwa praktik “orang dalam” (ordal) atau pungutan liar tidak akan ditoleransi.

“Kami menjamin tidak ada ‘ordal’ dalam seleksi ini. Bila ada masyarakat atau orang tua yang ditawari kelulusan dengan imbalan atau mengatasnamakan Disdik, kami minta segera laporkan ke sekolah atau melalui kanal resmi,” tegas Kusuma.