<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Fed Archives - Mediapujangga.com</title>
	<atom:link href="https://mediapujangga.com/tag/the-fed/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediapujangga.com/tag/the-fed/</link>
	<description>Media Pujangga</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 May 2025 04:57:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://mediapujangga.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-logo-mp-32x32.jpg</url>
	<title>The Fed Archives - Mediapujangga.com</title>
	<link>https://mediapujangga.com/tag/the-fed/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IHSG Berpeluang Menuju 7.000 Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Cermati Saham Ini</title>
		<link>https://mediapujangga.com/2025/05/08/ihsg-berpeluang-tembus-7000/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 04:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Jerome Powell]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediapujangga.com/?p=564</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, 8 Mei 2025 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat menuju level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/5/2025), setelah keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), untuk mempertahankan suku bunga acuan tetap pada kisaran 4,25%–4,50%. Pada penutupan perdagangan Rabu (7/5/2025), IHSG tercatat menguat 0,41% ke level 6.926,22. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://mediapujangga.com/2025/05/08/ihsg-berpeluang-tembus-7000/">IHSG Berpeluang Menuju 7.000 Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Cermati Saham Ini</a> appeared first on <a href="https://mediapujangga.com">Mediapujangga.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em><strong>Jakarta, 8 Mei 2025</strong></em> — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat menuju level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/5/2025), setelah keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), untuk mempertahankan suku bunga acuan tetap pada kisaran 4,25%–4,50%.</p>



<p>Pada penutupan perdagangan Rabu (7/5/2025), IHSG tercatat menguat 0,41% ke level 6.926,22. Meski demikian, sepanjang tahun berjalan 2025, indeks saham domestik ini masih terkoreksi sebesar 2,17%.</p>



<p>Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyampaikan bahwa penguatan IHSG pada hari sebelumnya disertai aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing sebesar Rp293 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing antara lain BMRI, CUAN, BREN, TLKM, dan BBNI.</p>



<p>“IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan menuju 7.000. Level support saat ini berada di kisaran 6.870–6.900, sedangkan resistance di area 7.000–7.030,” jelas Fanny dalam riset hariannya.</p>



<p>Untuk perdagangan Kamis ini, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, yakni BBRI, TPIA, GOTO, BRPT, PTRO, dan BMRI, sebagai ide trading.</p>



<h3 class="wp-block-heading">The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Respons Positif</h3>



<p>Keputusan The Fed untuk tidak mengubah suku bunga dinilai sejalan dengan ekspektasi pasar. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sambil menunggu kejelasan lebih lanjut dari kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump, yang dinilai berpotensi memicu inflasi dan menaikkan angka pengangguran.</p>



<p>“The Fed tampaknya memilih untuk bersabar di tengah ketidakpastian ekonomi yang tinggi. Mereka akan terus memantau data ekonomi terbaru sebelum mengambil keputusan lebih lanjut,” ujar Rully.</p>



<p>Meski kebijakan The Fed tidak memicu reaksi besar di pasar keuangan AS, indeks utama seperti Dow Jones dan S&amp;P500 tetap mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 0,7% dan 0,4%.</p>



<p>Namun, secara teknikal, analis Mirae Asset Sekuritas Tasrul Tanar memperingatkan bahwa IHSG sedang berada dalam kondisi overbought. Meskipun ada ruang untuk rebound dengan target jangka pendek di kisaran 7.025, tekanan penurunan masih dominan. Risiko koreksi akan meningkat apabila indeks jatuh di bawah level kritis 6.850.</p>



<p>“Jika indeks berhasil menembus level 6.978, maka peluang penguatan mingguan menuju 7.025 akan terbuka lebar,” jelas Tasrul.</p>



<p>Adapun rekomendasi saham dari Mirae Asset Sekuritas untuk hari ini meliputi WOOD, PANI, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk., dengan strategi <em>buy on weakness</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Bayangi</h3>



<p>Dalam pernyataan resminya, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menyatakan bahwa ketidakpastian terhadap arah perekonomian meningkat, terutama terkait dengan risiko inflasi yang tinggi serta pengangguran akibat kebijakan tarif perdagangan. Meskipun demikian, indikator ekonomi seperti aktivitas industri dan pasar tenaga kerja menunjukkan perkembangan yang stabil.</p>



<p>Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan pentingnya bersikap hati-hati dalam mengambil kebijakan ke depan. Ia menilai bahwa suku bunga saat ini sudah berada pada posisi yang sesuai untuk merespons setiap perubahan dinamika ekonomi secara tepat waktu.</p>



<p>“Kami masih melihat perekonomian AS dalam kondisi solid, namun ketidakpastian akibat kebijakan tarif memaksa kami untuk waspada,” kata Powell.</p>



<p>Pasar saham AS sempat terkoreksi setelah pengumuman tersebut, tetapi kemudian pulih dengan indeks Dow Jones naik hampir 300 poin, mencerminkan optimisme investor terhadap arah kebijakan moneter yang stabil.</p>
<p>The post <a href="https://mediapujangga.com/2025/05/08/ihsg-berpeluang-tembus-7000/">IHSG Berpeluang Menuju 7.000 Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Cermati Saham Ini</a> appeared first on <a href="https://mediapujangga.com">Mediapujangga.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Cetak Rekor Baru: Ketidakpastian Ekonomi AS dan Tekanan Trump ke The Fed Jadi Pemicu</title>
		<link>https://mediapujangga.com/2025/04/22/harga-emas-rekor-tertinggi-2025/</link>
					<comments>https://mediapujangga.com/2025/04/22/harga-emas-rekor-tertinggi-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 04:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[dolar AS]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Federal Reserve]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas 2025]]></category>
		<category><![CDATA[perang dagang]]></category>
		<category><![CDATA[safe haven]]></category>
		<category><![CDATA[The Fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediapujangga.com/?p=512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Chicago, 22 April 2025 — Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan memanasnya hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Federal Reserve (The Fed). Logam mulia tersebut sempat menyentuh level USD 3.431,29 per troy ons di pasar spot, naik lebih dari 2,5 persen dibanding [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://mediapujangga.com/2025/04/22/harga-emas-rekor-tertinggi-2025/">Harga Emas Cetak Rekor Baru: Ketidakpastian Ekonomi AS dan Tekanan Trump ke The Fed Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://mediapujangga.com">Mediapujangga.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Chicago, 22 April 2025</em> — Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan memanasnya hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Federal Reserve (The Fed). Logam mulia tersebut sempat menyentuh level USD 3.431,29 per troy ons di pasar spot, naik lebih dari 2,5 persen dibanding hari sebelumnya.</p>



<p>Kenaikan tajam ini dipicu oleh kekhawatiran pasar atas komentar Presiden Trump yang menyerang independensi The Fed. Trump secara terbuka menyebut Ketua The Fed, Jerome Powell, sebagai &#8220;pecundang besar&#8221;, menudingnya lamban dalam menurunkan suku bunga. Bahkan, Trump disebut-sebut sedang mempertimbangkan untuk mencopot Powell dari jabatannya.</p>



<p>Ketegangan ini menambah tekanan pada dolar AS, yang tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang anjlok ke level terendah tiga tahun di angka 97,92. Melemahnya dolar turut mendorong minat terhadap emas, yang dinilai sebagai aset lindung nilai (safe haven) utama di tengah gejolak pasar.</p>



<p><strong>Prediksi Harga Emas Tembus USD 3.600 Tahun Ini</strong></p>



<p>Analis komoditas Lukman Leong menyebut emas saat ini menjadi instrumen investasi paling unggul, bahkan mengungguli aset berisiko tinggi. Menurutnya, tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut dalam waktu dekat, dengan potensi menembus level USD 3.600 per troy ons sebelum akhir tahun.</p>



<p>“Investor kehilangan kepercayaan pada dolar AS akibat kebijakan proteksionisme Trump, yang dikhawatirkan memicu resesi,” ujar Lukman. Ia menambahkan, pelemahan dolar serta meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral turut memperkuat reli harga emas.</p>



<p>Meski begitu, Lukman mengingatkan potensi koreksi tetap ada, terutama jika terjadi perkembangan positif dalam tensi geopolitik atau perang dagang.</p>



<p><strong>Antam Cetak Rekor Baru di Dalam Negeri</strong></p>



<p>Kenaikan harga emas dunia turut mendorong harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di dalam negeri. Hari ini, harga emas Antam melonjak Rp36 ribu ke posisi Rp2.016.000 per gram—tertinggi sepanjang sejarah. Sementara harga buyback juga meningkat ke Rp1.865.000 per gram.</p>



<p>Adapun harga emas Antam untuk pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram juga turut naik secara signifikan. Harga pecahan 1.000 gram kini mencapai hampir Rp2 miliar. Harga ini belum termasuk pajak penghasilan (PPh) 22 yang berlaku bagi pembeli.</p>



<p><strong>Faktor Global: Konflik Timur Tengah hingga Perang Dagang</strong></p>



<p>Menurut analis pasar Ibrahim Assuaibi, lonjakan harga emas tidak lepas dari ketegangan geopolitik global, termasuk konflik Israel-Palestina dan kebijakan tarif impor AS yang agresif. “Kondisi ini membuat investor beralih ke aset yang lebih aman, dan emas menjadi pilihan utama,” kata Ibrahim.</p>



<p>Ia memperkirakan harga emas dunia bisa menyentuh USD 3.500 dalam beberapa bulan ke depan, jika tensi global dan ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.</p>
<p>The post <a href="https://mediapujangga.com/2025/04/22/harga-emas-rekor-tertinggi-2025/">Harga Emas Cetak Rekor Baru: Ketidakpastian Ekonomi AS dan Tekanan Trump ke The Fed Jadi Pemicu</a> appeared first on <a href="https://mediapujangga.com">Mediapujangga.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediapujangga.com/2025/04/22/harga-emas-rekor-tertinggi-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
