Penyerahan nasi dos oleh Lembaga Zakat Indonesia dan Lurah Bongaya kepada korban kebakaran di Makassar.

LZI dan Pemerintah Kelurahan Bongaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jalan Andi Mangerangi

Lokal

Makassar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran di Jalan Andi Mangerangi, Kota Makassar, Lembaga Zakat Indonesia (LZI) bersama Pemerintah Kelurahan Bongaya menyalurkan bantuan berupa nasi dos kepada warga terdampak. Kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu itu menghanguskan delapan rumah dan membuat sekitar 40 warga kehilangan tempat tinggal.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berlangsung pada Jumat (2/5), dipimpin langsung oleh Ketua LZI, Abd. Muis MB, didampingi oleh Lurah Bongaya, Suwaedah Andi Wawo, S.AP. Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi pengungsian para korban yang saat ini masih membutuhkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok.

“Ini adalah wujud kepedulian kami kepada saudara-saudara yang tengah dilanda musibah. Kami berharap kehadiran kami hari ini bisa memberi sedikit kelegaan bagi mereka,” ujar Abd. Muis MB usai menyerahkan bantuan.

Suwaedah Andi Wawo menambahkan bahwa Pemerintah Kelurahan Bongaya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan para korban mendapat bantuan yang memadai. “Kami berterima kasih atas kepedulian LZI. Bantuan seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam masa-masa darurat seperti sekarang,” ujarnya.

Para korban yang kehilangan tempat tinggal kini ditampung di sejumlah tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi kejadian. Selain bantuan makanan, mereka juga membutuhkan perlengkapan tidur, pakaian, dan layanan kesehatan.

LZI, yang berkantor di Jalan Abdul Kadir No. 29 Makassar (Masjid Amirul Mukminin lantai 2), dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk tanggap bencana. Pihaknya menyatakan akan terus menyalurkan bantuan lanjutan bagi korban kebakaran, baik dalam bentuk makanan, kebutuhan pokok, maupun dukungan moril.

Musibah kebakaran di Jalan Andi Mangerangi menambah daftar panjang bencana permukiman padat di Kota Makassar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.